/ Serba Serbi / Berita
SEA Games Kuala Lumpur 2017

Senja Terakhir di Bukit Jalil

akurat logo
Sunardi Panjaitan
Rabu, 30 Agustus 2017 20:49 WIB
Share
 
Senja Terakhir di Bukit Jalil
Pemandangan pada senja di depan Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, menjelang acara penutupan SEA Games ke-29 2017, Rabu (30/8). (Akurat.co/Sunardi Panjaitan).

AKURAT.CO, Jarum jam baru menunjukkan pukul 17.30 waktu Malaysia. Tapi suasana di National Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Rabu (30/8) sore, sudah penuh sesak dengan masyarakat Malaysia dan mancanegara.

Sejak keluar dari stasiun LRT (Line Rapid Transportation) Bukit Jalil, ribuan orang sudah bersesakan keluar dari stasiun menunju pintu masuk stadion Bukit Jalil. Meski sesak, tapi wajah-wajah mereka tampak cerah dan memancarkan rona kegembiraan.

Mereka datang sore itu ke Stadion Bukit Jalil untuk satu tujuan: menyaksikan penutupan pesta olahraga negara-negara ASEAN atau SEA Games 2017 yang sudah digelar selama 12 hari di Kuala Lumpur. Closing ceremony Sea Games 2017 sendiri dilaksanakan pada pukul 20.30 waktu setempat.

Sembari menunggu acara penutupan di mulai, banyak masyarakat yang memilih bersantai di taman-taman di sekitar stadion atau kolam air mancur yang terletak di pintu utama stadion. Mereka asyik menikmati senja sambil mengabadikan keindahan panorama alam.

Sebagian yang lain membanjiri stand-stand penjualan souvenir serta food-truck yang berjajar di sepanjang jalan menuju stadion.

Mungkin inilah senja yang cukup membahagiakan masyarakat Malaysia yang hari itu memenuhi Stadion Bukit Jalil. Bahagia karena untuk pertama kali sejak tahun 2001, Malaysia kembali menjadi juara umum Sea Games. Pada 2001, Malaysia juga menjadi tuan rumah SEA Games.

Pada SEA Games 2017 ini, Malaysia menjadi juara umum dengan raihan 145 medali emas, 92 perak dan 86 perunggu. Torehan ini jauh melebihi target di mana sebelumnya mereka hanya menargetkan 112 medali emas.

Meski mereka gagal merebut medali emas di cabang sepakbola yang mereka sebut sebagai "the mother of gold" karena kalah 0-1 dari Thailand, namun secara umum penampilan atlet-atlet tuan rumah mendominasi di hampir semua cabang olahraga.

Kebahagian masyarakat Malaysia tidak cukup sampai di situ. Dengan meraih juara umum SEA Games, maka atlet-atlet tuan rumah telah memberikan kado istimewa bagi negaranya yang pada Kamis (30/8) besok akan merayakan ulang tahun Kemerdekaannya yang ke-60.

"Ini adalah hari bersejarah bagi kita. Kita menjadi juara umum dengan medali terbanyak," ujar salah satu selebritas Malaysia, Datuk Azmi Nawawi, saat penutupan SEA Games di National Bukit Jalil, Rabu (30/8) malam.

Senja itu memang menjadi senja yang bersejarah bagi Malaysia. Sebaliknya, bisa jadi, senja itu menjadi senja yang "hambar" bagi Indonesia. Bagaimana tidak? SEA Games kali ini adalah SEA Games terburuk selama keikutsertaan Indonesia di ajang olahraga ASEAN tersebut dengan hanya meraih 38 medali emas,  63 perak dan 90 perunggu.

Bagaimanapun, bagi Indonesia, SEA Games kali ini harus menjadi pelajaran berharga. Evaluasi total terhadap pembinaan olahraga di Indonesia harus dilakukan segera. Capaian Sea Games kali ini harus menjadi cambuk bagi Indonesia untuk menjadikan olahraga Indonesia lebih baik lagi.

Senja kali ini memang menjadi senja yang tak bermakna keindahan bagi Indonesia. Namun seiring ditutupnya SEA Games Kuala Lumpur 2017, ini adalah senja terakhir di Bukit Jalil bagi atlet, official, serta para jurnalis yang meliput SEA Games selama 12 hari terakhir.[]


Editor. Sunardi Panjaitan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Diklaim Pertama di Dunia, Ini Roti dari Jangkrik yang Dikeringkan

Jumat, 24 November 2017 16:20 WIB

Frazer Bakeries baru saja mengenalkan roti berbahan serangga pertama di dunia yang dijual ke konsumen di toko, Kamis (23/11)


Harga Ikan Laut Melambung Tinggi Selama Cuaca Buruk

Jumat, 24 November 2017 16:16 WIB

Harga ikan laut di pasar tradisional Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan yang disebabkan oleh cuaca buruk.


Idrus Marham Sosialisasikan Plt Ketua Umum

Jumat, 24 November 2017 16:15 WIB

Idrus Marham berharap seluruh kader Partai Golkar tetap solid.


Bulog Bau Bau Telah Siapkan 3 Komoditas Jelang Natal

Jumat, 24 November 2017 16:13 WIB

La Rahibun : ketiga komoditas yang telah disiapkan di gudang penyimpanan yakni beras, gula pasir, dan bawang putih.


Kasus Penghinaan Pahlawan, Polda NTB Koordinasi dengan Dewan Pers

Jumat, 24 November 2017 16:12 WIB

Pelapor dalam kasus dugaan penghinaan ini mengatasnamakan Tim Pembela Pahlawan Nasional Maulana Syeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid.


Kejurnas 2017: Ajang Evaluasi Atlet Pelatnas

Jumat, 24 November 2017 16:12 WIB

Kejurnas tahun ini untuk menjadikan laga evaluasi bagi para atlet pelatnas.


Game Lawas Ini Bisa Kembali Anda Nikmati Tahun Depan

Jumat, 24 November 2017 16:10 WIB

My Tamagotchi Life tidak akan tersedia di iOS dan Android hingga tahun depan.



Misteri Inisial SN di Balik Nama Saksi Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Jumat, 24 November 2017 16:06 WIB

Jubir KPK meluruska, SN bukan Setya Novanto.


Kereta di India Salah Tujuan sampai 160 Kilometer

Jumat, 24 November 2017 16:05 WIB

Rombongan 1.500 petani akan kembali ke Maharashtra, negara bagian di barat India seusai mengikuti demonstrasi di Delhi.


Penyerapan APBD Kalteng Masih Rendah

Jumat, 24 November 2017 16:03 WIB

Penyerapan APBD Kalimantan Tengah baik belanja langsung maupun tidak langsung belum ada yang mencapai 75 persen.


Indonesia vs Guyana, Momen Nostalgia Para Legenda

Jumat, 24 November 2017 16:03 WIB

PSSI juga telah mengundang sebanyak 36 legenda untuk menyaksikan pertandingan yang rencananya akan berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, S


Golkar Polisikan Ahmad Dolly Kurnia

Jumat, 24 November 2017 16:02 WIB

Ahmad Dolly Kurnia dinilai telah melakukan pencemaran nama baik.


Lazada Lirik Produk Kreatif Mahasiswa

Jumat, 24 November 2017 16:01 WIB

Lazada melirik sekaligus mengajak kalangan mahasiswa untuk menjadi seller produktif kreatif untuk membantu perekonomian ke depan.


Isu Krusial RUU KUHP Ini Disorot Ulama NU

Jumat, 24 November 2017 16:00 WIB

ada empat isu krusial yang menjadi perhatian khusus peserta bahtsul masa'il di dalam RUU KUHP.